Wisata Karangasem, Mutiara di Ujung Timur Bali

Wisata Karangasem cukup variatif. Selain memperlihatkan keindahan alam, juga mempunyai sejumlah tradisi unik. Beberapa diantaranya adalah perang pandan atau mekare-kare di desa Tenganan, Gebug Ende di Seraya dan Perang Api di Jasri.

Kabupaten dengan luas wilayah 839,5 kilometer persegi tersebut juga memiliki daya tarik budaya yang tidak kalah. Tidak salah jikalau tidak sedikit Pengunjung lokal dan mancanegara yang mengunjungi sejumlah kawasan wisata di Karangasem.

Namun demikian, pamor daerah wisata Karangasem memang tidak sepopuler yang ada di Badung, Gianyar dan Kota Denpasar. Padahal, keindahan alamnya memiliki tugas besar menimbulkan Pulau Bali begitu dikenal di dunia pariwisata internasional.

Bagi yang tertarik menerima pengalaman baru berwisata di Bali, tidak ada salahnya mempertimbangkan untuk menjelajahi kawasan wisata di Karangasem. Jaraknya juga tidak begitu jauh dari Denpasar, sekitar dua jam perjalanan darat.

Rekomendasi Tempat Wisata Karangasem

Wisata Karangasem, Mutiara di Ujung Timur Bali
Credit Image : @173.7y on Instagram

    Tirtha Gangga

Pada saat Pengunujung memasuki Wisata Karangasem taman Tirtagangga, hal pertama yang Pengunujunglihat adalah hamparan kolam air dan terdapat satu buah candi yang menjulang tinggi di bab kanan. Didalam bak air tersebut, Pengunujungdapat melihat ikan hias dan dasar dari bak.

Ada tiga hal utama yang ada di taman Tirta Gangga Karangasem, kebun, kolam air dan patung. Lokasi dari taman Tirta Gangga Karangasem, berada di tengah areal persawahan dan air yang ada di taman ini berasal dari mata air Rejasa. Taman ini masih milik kerajaan Karangasem.

Mata air di taman Tirtagangga oleh masyarakat lokal dianggap sebagai air suci. Digunakan dalam upacara keagamaaan di daerah sekitar taman Tirtagangga.

Jika Pengunujung Wisata Karangasem ini menginap di tempat wisata Kuta, Pengunujung akan menempuh 2 jam 30 menit waktu perjalanan dengan memakai kendaraan beroda empat.

Alamat: Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali
Jam Buka: 08.00-18.00
Tiket: Rp 25.000. Renang Rp 10.000


    Taman Ujung Soekasada

Taman Ujung Soekasada dibangun pada tahun 1901 dengan nama kolam Dirah, artinya kolam tempat pembuangan, bagi orang yang menguasai ilmu hitam. Pada tahun 1909, raja Karangasem menyebarkan tempat Wisata Karangasem ini, menjadi daerah peristirahatan Raja Karangasem.

Di Wisata Karangasem taman Ujung Soekasada terdapat 3 kolam besar yang terdapat dalam satu daerah, hanya letak kolam dipisah-pisah. 1 bak berada di bab selatan dan 2 kolam berada di bab utara. Di tengah kolam bab selatan, terdapat sebuah bangunan yang berada di tengah bak, Bale Bengong.

Kolam yang berada di Utara, luasnya lebih besar dari pada kolam yang berada di selatan. Di tengah-tengah bak di bagian utara, terdapat jembatan yang dipakai untuk melintasi bak. Di tengah kolam terdapat bangunan yang dulunya dipakai sebagai tempat peristirahatan raja Karangasem.

Alamat:  banjar Ujung, Desa Tumbu kabupaten Karangasem, Bali

Jam Buka: 07.00-19.00

Tiket: Rp 15.000


    Tenganan Pegringsingan

Desa Tenganan Karangasem, salah satu dari tiga desa di Bali yang termasuk kategori Bali Aga. Arti dari Bali Aga yaitu desa di pulau Bali yang gaya hidup masyarakatnya, masih berpedoman pada peraturan dan budpekerti istiadat peninggalan leluhur, dari jaman sebelum kerajaan Majapahit.

Pada desa Bali Aga, arsitektur rumah, balai pertemuan dan pura yang dibangun, sangat mempertahankan aturan budbahasa istiadat secara turun – temurun. Ciri – ciri bangunan rumah penduduk desa Bali Aga, terbuat dari adonan batu merah, kerikil sungai, tanah dan memiliki ukuran yang relatif sama.

Keunikan Wisata Karangasem desa Tenganan Karangasem sebagai daya tarik wisata terdapat pada bangunan penduduk yang masih traditional, tenunan kain gringsing, serta program perang pandan.

Setiap tahun antara bulan Juni dan Juli, digelar tradisi Mekare-kare/Mageret Pandan (perang pandan) di desa Wisata Karangasem ini. Yaitu ritual sepasang cowok desa, saling sayat memakai duri – duri dari daun pandan di atas panggung.

Alamat: Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali

Jam Buka: 08.00-18.00

Tiket: Sukarela


    Bali Odyssey Submarine Tour

Odyssey Submarine yaitu nama dari operator wisata kapal selam yang ada di Bali dan satu-satunya yang ada di Indonesia. Dulu keindahan alam bawah bahari Bali hanya dapat dinikmati dengan mengikuti aktivitas menyelam.

Amuk Bay Karangasem dipilih sebagai lokasi penyelaman kegiatan Odyssey Bali submarine tour, alasannya mempunyai palung laut yang sangat dalam. Selain itu, pemandangan alam bawah bahari Labuhan Amuk masih alami dan terjaga.

Kapal selam Odyssey bisa menyelam hingga di kedalaman 45 meter. Namun kapal selam Odyssey jarang menyelam hingga di kedalaman 45 meter, hanya sampai 30 meter. Tujuannya untuk keamanan peserta. Pengunjung akan mampu melihat pemandangan bawah bahari warna-warni seperti halnya penyelam professional.

Jika Pengunujung Wisata Karangasem ini berangkat dari pantai Kuta, untuk mencapai lokasi dari pantai Labuhan Amuk akan menempuh jarak kurang lebih 56 kilometer. Perkiraan waktu tempuh sekitar 1 jam 40 menit.

Alamat:   pantai Labuhan Amuk, Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali

Jam Buka: 09.30-13.30

Tiket: Rp 655.000


    Pura Besakih

Pura Agung Besakih di Bali sudah populer sampai ke macanegara, begitu banyak Pengunujung asing atau domestik yang berwisata ke kawasan ini. Saking besarnya Pura ini, Pura Agung Besakih menerima nama sebagai ibunya dari Pura di Bali.

Wisata Karangasem Pura Besakih Bali terdiri dari 1 pusat Pura yang diberi nama Pura Penataran Agung Besakih dan terdapat 18 Pura pendamping yang berada di sekeliling dari Pura Penataran Agung Besakih. 1 buah Pura Basukian dan 17 pura lainnya.

Dalam foto-foto dari Wisata Karangasem Pura ini, terlihat anak tangga yang jumlahnya banyak dan terdapat pintu gerbang yang sangat besar. Gerbang inilah pintu masuk ke areal pusat Pura Penataran Agung Besakih. Pura Penataran Agung Besakih adalah Pura terbesar di wilayah Pura ini.

Alamat:   Desa Besakih, Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali

Jam Buka: 08.00-17.00

Tiket: Rp 30.000


    Pura Lempuyang

Pura Lempuyang merupakan salah satu pura indah yang ada di Bali. Dalam konsepsi Dewata Nawa Sanga atau Sembilan Dewa penguasa sembilan mata angin, pura ini merupakan Sthana Dewa Iswara.

Wisata Karangasem Pura Lempuyang terbagi dalam tiga mandala yakni Lempuyang Sor, Lempuyang Madya dan Lempuyang Luhur. Berdasarkan lontar Markandeya Purana, Pura Lempuyang didirikan oleh Rsi Markandeya sekitar abad ke-8 M. Pada dikala itu Rsi Markandeya membuat sebuah pesantrian untuk keperluan persembahyangan sekaligus membabarkan anutan Hindu.

Ketika waktu sore menjelang malam, pengunjung mampu menikmati keindahaan cahaya sunset yang berwarna keemasan, spot yang paling pas untuk berfoto ialah di gerbang atau candi Bentar yang ada di Pura Lempuyang tersebut. Saking indahnya candi Wisata Karangasem tersebut dinamakan dengan Gates Of Heaven Bali.

Alamat:   Desa budpekerti Purwo Ayung, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali

Jam Buka: 08.00-17.00

Tiket: Suka rela


    Candidasa

Kawasan wisata Candi Dasa ialah daerah resort yang seperti dengan kawasan objek wisata Sanur. Umumnya Pengunujungyang berlibur ke Candi Dasa Karangasem alasannya ingin menikmati suasana yang berbeda dari daerah pariwisata yang berada di Bali selatan.

Sebuah Laguna atau bak buatan dengan luas sekitar 2.500 meter persegi terletak diantara pinggir jalan raya utama dan pantai Candidasa. Laguna Wisata Karangasem ini cukup anggun dengan flora lotus di tengah bak, mampu untuk bersantai atau kawasan beristirahat sesudah perjalanan jauh.

Melakukan aktivitas menyelam di Candidasa Karangasem, lebih diperuntukkan bagi yang sudah profesional dan dengan pemandu. Sehingga tidak kebingungan dikala bertemu arus yang kuat. Ada sejumlah pulau-pulau kecil pada tempat ini sebagai daerah penyelaman mirip Gili Tepekong, Gili Mimpang dan Biaha.

Alamat:   Desa etika Bugbug, Kecamatan Karangasem, Karangasem, Bali

Jam Buka: 24 jam

Tiket: –


    Tulemben

Wisata Karangasem Tulamben yaitu nirwana untuk pencinta aktivitas menyelam (scuba diving) dan snorkeling. Oleh karena itu, sebagian besar Pengunujung yang berlibur ke Tulamben, tujuan utama yaitu mengikuti aktivitas menyelam atau kegiatan snorkeling.

Namun liburan ke Wisata Karangasem Tulamben akan cocok, walaupun Pengunjung tidak ingin mengikuti kegiatan menyelam. Jka Pengunujung ingin liburan di tempat yang sepi, alami dan jauh dari keramaian. Pengunjung dapat santai di hotel atau resort, sambil berenang di kolam renang, melihat keindahan pantai Tulamben dan pemandangan bahari sambil menikmati minum.

Alternatif lain, Pengunujung Wisata Karangasem ini dapat memakai Tulamben sebagai base, untuk mengeksplorasi keindahan Bali Timur.

Alamat:  Tulamben, Kubu, Karangasem, Bali

Jam Buka: 24 jam

Tiket: –


    Rumah Pohon Karangasem

Keunikan dari rumah pohon Karangasem Kubu, terletak pada jalan masuk untuk menaiki rumah pohon. Untuk mampu menaiki rumah pohon, Pengunujung harus melewati jembatan yang terbuat dari bambu. Cukup tinggi juga jembatan bambu ini.

Setelah hingga di rumah pohon, pemandangan indah, akan terlihat 180 derajat. Jika Pengunujung menghadap ke barat daya, akan terlihat pemandangan puncak Gunung Agung. Jika menghadap ke timur, bentangan pantai Amed dan pantai Tulamben dengan pemandangan laut biru akan terlihat.

Selain keunikan bangunan dari rumah pohon, di daerah ini juga terdapat bangunan dari tanah berbentuk bundar-bulan yang tersusun rapi, semakin tinggi semakin mengerucut. Di bawah areal rumah pohon juga terdapat ayunan dan gazebo.

Alamat: desa Batu Dawa, kecamatan Kubu, kabupaten Karangasem, Bali

Jam Buka: 06.00-18.00

Tiket: Rp 20.000

Demikian ulasan west-java.com mengenai 9 lokasi wisata Karangasem Bali ini. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Pengunujunguntuk memilih alternative objek wisata yang berada di Karangasem bali ini.

Lebih baru Lebih lama