To Tombi Toraja, Negeri Atas Awan di Ketinggian 1300 Meter

Keunikan To Tombi Toraja yaitu posisinya yang berada di ketinggian. Sekitar 1300 meter diatas permukaan Laut. Posisi geografis ini menyuguhkan pemandangan seolah-olah sebuah negeri yang berada di atas awan.

Dari ketinggian posisi itu, banyak objek indah terlihat jelas dari sana. Ini termasuk awan, sinar matahari, pohon, Tongkonan, dll. Semuanya menciptakan nuansa yang nyaman, terutama bagi pengunjung yang memang datang sengaja mencari suasana nyaman dan tenang.

Di perkampungan sekitar, penduduk setempat menyebut rumah etika mereka Tongkonan Lempe. Di terasnya, pengunjung bisa duduk dan rileks sambil menikmati pemandangan yang indah. Selain itu, juga mampu berbicara dengan pemilik layaknya seorang teman atau keluarga.

Bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan alam ini dengan lebih paripurna, dapat menetapkan untuk menginap. Baik di penginapan, maupun dengan mendirikan tenda. Pengunjung diperbolehkan berkemah di lokasi ini. Hanya jasa untuk berkemah, pastikan membawa jaket yang memadai. Untuk kelistrikan, walau terpencil, lokasi ini sudah dialiri listrik.

Lokasi To Tombi Toraja

To Tombi Toraja
Photo by @pipisulastrii

Objek wisata To Tombi Toraja berlokasi di Kampug Lolai, Lembang (Desa) Benteng Mamullu, Kecamatan Kapalapitu, Kabupaten Toraja Utara.

Butuh sekira 8-9 jam naik kendaraan beroda empat dari Kota Makassar, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan. Jarak Makassar ke To Tombi sekira 318 km.

Simak juga: Tebing Apparalang, Ujung Curam Yang Menyajikan Pesona Bulukumba


Rute Menuju To Tombi Toraja

Bagi yang berasal dair luar pulau Sulawesi, perjalanan pertama tujuannya tentu yakni Provinsi Sulawesi Selatan. Perjalanan lebih baik naik pesawat terbang. Dalam hal ini, pengunjung perlu mencapai Bandara Sultan Hasanuddin terlebih dahulu di Kota Makassar.

Dari Makasar dilanjutkan naik pesawat dengan maskapai Trans Nusa ke Bandara Potingku di Kabupaten Tana Toraja. Dari Bandara Potingku dilanjutkan naik taksi atau sewa mobil menuju lokasi dengan waktu tempuh selama 1 jam 20 menit.

Apabila menggunakan transportasi darat dari Makassar, Perjalanan menuju To Tombi Toraja di Tana Toraja akan memakan waktu  sekitar 9 jam. Meski perjalanan melelahkan, tapi ini ialah pengalaman yang layak.

Simak juga: Wisata di Maros Terbaru


Jam Buka To Tombi Toraja

Untuk jam buka To Tombi Toraja ini isa dipandang 24 jam sehari, 7 hari sepekan. Walau untuk kedatangan memang tidak direkomendasikan ketika hari sudah gelap, namun untuk yang sudah terlanjur ada dilokasi, usulan itu bisa diabaikan Apalagi mengingat lokasi ini juga mengijinkan untuk berkemah.

Simak juga: Tempat Wisata di Tana Toraja


Tiket To Tombi Toraja

Untuk masuk di area To Tombi Toraja, pengunjung dikenakan biaya Rp 15.000 per orang untuk wisatawan nusantara. Sedangkan bagi guide atau pemandu wisata yang membawa pelancong, bebas masuk tanpa biaya.

Simak juga: Wisata Pantai di Bulukumba


Fasilitas To Tombi Toraja

Sebagai salah satu spot wisata alam yang dalam prosespegembangan, kemudahan yang disediakan di Puncak ini memang belum begitu glamor. Meski demikian, itu bukan berarti kemudahan di daerah ini tidak memadai. Ketika berkunjung ke Puncak ini, pengunjung paling tidak dapat memperoleh akomodasi berupa lokasi parkir, toilet, warung untuk makanan ringan ringan atau bahkan  kopi hangat.

Simak juga: Pulau di Makassar yang Eksotis


Daya Tarik To Tombi Toraja

Aneka Keindahan

Suguhan pemandangan alam di kawasan ini seolah tak ada habisnya. Petualang mampu melihat gundukan awan putih yang memesona. Selain itu, menikmati sunrise pun bisa dilakukan di sini. Apalagi sambil ditemani oleh manisnya secangkir kopi Toraja. Panoramanya dijamin bisa membuat pikiran segar kembali.

Tidak jauh dari To’Tombi, ada gugusan rumah Tongkonan yang dikenal dengan nama Tongkonan Lempe. Teras tongkonan ini bisa digunakan untuk duduk sambil bersantai dan menikmati hamparan awan putih dan sejuknya angin yang belum bercampur dengan polusi.

Di sini pengunjung  juga bisa merasakan sensasi menginap di rumah akhlak khas Toraja. Bangunan milik warga setempat ini disewakan sebagai homestay untuk pengunjung. Harganya pun variatif, tergantung komitmen dengan si pemilik. Selain itu, pengunjung juga bisa mendirikan tenda di sekitar daerah tersebut.

Simak juga: Pantai di Palu yang Terindah


Pemandangan Malam

Ketika berkunjung ke Lolai, To Tombi toraja ini merupakan lokasi pertama yang ditemui. Petang hari yaitu waktu yang paling tepat untuk menikmati liburan di sini karena awan akan sangat banyak dan tebal dan matahari terbit akan terlihat lebih anggun.

Tak bolos juga pemandangan kota Toraja dengan lampu-lampu yang tampak apik dari atas. Jangan pernah berkunjung ke sini saat animo hujan karena pemandangan awan akan tertutupi dan diganti oleh kabut hujan.

Panasnya kopi toraja dan pisang goreng hangat mampu jadi sahabat paling pas sambil menghabiskan waktu di sini. Malas untuk membawa bekal, jangan khawatir sebab di kawasan ini terdapat deretan warung yang menjajakan kopi toraja dan masakan kecil.

Simak juga: Wisata di Pinrang yang Instagramable


Camping dan Berfoto

Untuk bisa menunggu panorama malam yang luar baisa indah di lokasi ini, pengunjung bsia menginap di home stay, atau mendirikan tenda. Di sini pengunjung bisa menikmati pemandangan awan atau menunggu matahari terbenam dan terbit sambil berkemah.

Dengan mengeluarkan budget sekitar Rp 200.000 per tenda, pengunjung bisa merasakan sensasi berkemah (camping) di atas awan. Kalau tak mau mengeluarkan budget, pengunjung bisa membawa tenda sendiri dari rumah tanpa dikenakan biaya.

Di erat To tombi Toraja ini, ada objek Pongtorra. Tempat ini akan menjadi lokasi paling cocok untuk yang suka foto-foto. Tersedia banyak spot foto keren yang bisa digunakan, dan gratis. Pengunjung bisa memakai spot pintu kemana saja, bunga matahari, jembatan, kapal, sepeda di atas tali dan spot yang lainnya untuk menambah koleksi foto-foto kece.

Ketika berkunjung, apalagi berkemah,  jangan lupa untuk menggunakan pakaian hangat, alasannya cuaca di sini sangat acuh taacuh.

Simak juga: Wisata di Enrekang


Festival Toraja explorer

Kampung Lolai sering dijadikan sebagai tuan rumah bazar Toraja Explorer setiap tahunnya. Di sini, pengunjung bisa melihat pertunjukan paragliding. Event ini bertujuan untuk menghidupkan olahraga paralayang di Sulawesi Selatan.

Atlet bahwa paragliding yang ikut dalam event paralayang Toraja Explorer adalah para penerjun yang sudah professional yang tiba dari banyak sekali provinsi di Indonesia. Mereka merupakan paralayang yang sudah professional, ada dari  Bandung, Sumatra Bali, dan Papua.

Event Paralayang  Toraja Explorer digelar selama tiga hari yang dilaksanakan bersama dengan Toraja Internasional Festival, yang sudah masuk acara tetap dalam kalender departemen pariwisata.

Simak juga: Tempat Wisata di Gowa Terbaru


Objek Wisata Dekat To Tombi Toraja

Jika berkunjung ke Toraja Utara, ada sebuah objek yang tidka bsia dilewatkan, adalah Tana Toraja. Bagi yang tertarik mengetahui tradisi dan kebudayaan orang Toraja, maka inilah tempatnya. Waktu yang tepat untuk tiba ke sini ialah dikala bulan Desember. Desember banyak pameran menarik yang digelar di lokasi ini.

Toraja Utara juga punya situs kuno. Yaitu Kalimbuang Bori. Situs ini merupakan sebuah kuburan masyarakat Toraja yang sangat unik. Di lokasi ini juga sering diadakan upacara ajal. Batu-kerikil yang ada di tempat tersebut sesungguhnya dipakai untuk tempat mengingat hewan-hewan.

Toraja utara juga punya teladas unik, Air terjun 7 tingkat. Air terjun ini memiliki tujuh tingkat dengan ketinggian yang berbeda-beda. Tempat ini sangat cocok bagi yang sedang mencari ketenangan. Selain itu panorama alam yang dihadirkan di tempat ini juga akan membuat takjub.

Demikian ulasan Kami mengenai lokasi, rute dan harga tiket masuk to Tombi Toraja yang cocok dikunjungi bersama seluruh anggota keluarga.

Semoga informasi ini memberi manfaat bagi Anda.

Lebih baru Lebih lama