Taman Sabin, 2 Hektar Sawah Yang Disentuh Kreativitas Seni

Taman Sabin merupakan wujud dari sebuah kreatifitas memanfaatkan lahan persawahan seluas 2 hektar, dengan penataan dan menyulap sawah tersebut jadi taman wisata berbasis hortikultura dan mina padi. Bukan pengalihan fungsi lahan, fungsinya tetap sawah,  tapi ini lebih terintegrasi dengan pertanian dan rekreasi. Bisa dikatakan Taman Sabin yaitu modifikasi seni bercocok tanam dengan inovasi.

Di Taman Sabin ada banyak spot untuk berfoto yang menarik dengan view indah, jikalau cuaca terang. Dimana, akan nampak hamparan persawahan membentang dipadukan dengan bunga-bunga yang anggun.

Taman Sabin ini cukup favorit sebagai kawasan berlibur untuk keluarga. Anak muda juga gemar mengunjungi wisata Baru ini. Aktivitas hunting foto selfie tentu sangat menyenangkan. Terdapat aneka macam spot foto sederhana namun cakep yang identik dengan bambu dan pertanian.

Spot yang biasa dipakai latar foto diantaranya seperti; spot panggung bambu, jembatan bambu, saung bambu, daerah duduk bambu, dan lain-lain serta didukung dengan aneka hiasan seperti; miniatur kura-kura, burung, bak, taman bunga, dan masih banyak lagi.

Saat berkunjung ke Taman Sabin, pengunjung bisa melihat dan mengamati tanaman hortikultura mirip padi, labu, cabai, sawi, pare, dan juga buah-buahan mirip melon dan semangka. Ada juga tumbuhan Celosia yang warna bunganya terang cerah menyolok mata. Bunga-bunnga ini tumbuh berderet di beberapa bak ikan sehingga menambah suasana keasrian pedesaan.

Lokasi Taman Sabin

Taman Sabin, 2 Hektar Sawah Yang Disentuh Kreativitas Seni
Image By gemapembaharuan.com

Wisata taman sabin masih berada di wilayah Pringsewu, tepatnya di Desa Wonodadi, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung.

Bagi pengunjungr yang ingin berkunjung ke daerah ini memang lokasinya sangat strategis, jadi sangat mudah untuk dijangkau. Dari kota Bandar Lampung hanya ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam perjalanan atau dengan jarak sekitar 32 km.

Simak juga: Wisata Pantai di Bengkulu yang Cantik


Rute Menuju Taman Sabin

Rute menuju Taman Sabin dari kota Bandar Lampung ialah melalui jalan ke arah Pringsewu dengan rute perjalanan melalui Gedong Tataan. Setelah sampai di pasar Gading Rejo, Cari jalan menuju Desa Wonodadi. Beberapa meter dari titip terakhir itu, pengunjung sudah hingga di Wisata Taman Sabin.

Simak juga: Tempat Wisata di Sawahlunto Terbaru


Jam Buka Taman Sabin

Untuk jam oprasionalnnya, Taman Sabin ini dibuka mulai jam 07.00 sampai jam 18.00, dari hari Senin hingga Minggu.

Waktu yang pas untuk menikmati liburan di wisata ini adalah saat pagi maupun sore, sebab salah satu kekurangannya tidak banyak pohon besar. Jadi ketika siang hari kondisinya cukup panas, sehingga untuk berteduh harus mengandalkan saung bambu dan flora-flora rindang yang ada.

Simak juga: Tempat Wisata di Tapanuli Selatan Terbaru


Tiket Taman Sabin

Harga tiket masuk ke Taman Sabin memang masih sangat terjangkau, pengunjung dewasa hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp. 5000,- per orang. Sedangkan pengunjung anak anak dikenakan tiket Rp 3.000.

Selain itu ada juga biaya parkir bag yang membawa sepeda motor, yaitu sebesar Rp 2.000,

Simak juga: Tempat Wisata di Pagaralam Terbaru


Fasilitas Taman Sabin

Ketika berkujung ke Taman Sabin pengunjung akan dilayanid negan fasilitas yang memadai. Pengelola telah menyiapkan akomodasi penunjang mirip saung untuk beristirahat, Toilet yang bersih serta fasilitas parkir yang nyaman. Pengunjung juga dapat berfoto-foto dispot yang telah disediakan oleh pengelola.

Simak juga: Tempat Menarik di Medan


Daya Tarik Taman Sabin

    Area Persawahan

Taman sabin dikembangkan dalam area persawahan aktif. Namun uniknya pengembangan fasiliats rekreasi wisata ini tidak menganggu fungsi sawah sebagai daerah produksi padi maupun palawija. Kedua aktivitas mampu berpadu berdampiangan dalam 1 area yang sama, Sungguh jenius.

Bagian yang dimanfaatkan untuk memebnagun wahana wisata berupa spot foto, adalah bagian pematang. Dengan cara ini suasana asli persawahan yang lega, asri dan sear tetap mampu dipertahankan, di objek wisata ini.

Taman wisata berbasis Sawah ini juga ramah anak, karena memang didesain tidak berbahaya untuk anak anak. Namun sebagai orang bau tanah kita harus tetap berhati hati dan waspada dalam menjaga buah hati tercinta.

Dibangun oleh tangan kreatif Bapak Muhammad Fathurrohman yang menyulap pematang sawah menjadi tempat wisata boleh dibilang menjadi pilihan yang sangat tepat.  Selain lokasinya yang strategis, view yang dihadirkan oleh wisata ini tidak hanya dari lokasi wisatanya saja. Selain view persawahan ada gunung betung di belakangnya menciptakan bosan mata pengujung tidak pernah bosan memandanginya.

Simak juga: Pantai Air Manis, Info Lokasi dan Harga Tiket Masuk


    Aneka Spot Foto

Sajian utama di objek wisata Taman Sabin ini yakni berburu Spot Foto. Ada banyak sekali jenis Spot foto yang dibangun secara kreatif, berdampingan dengan persawahan. Spot spot foto itu dibangun diantara pematang sawah, dan juga bak/ empang kecil yang memang sudah ada sejak lama di area persawahan ini.

Di dalam Kolam kecil di area ini dibangun dengan beberapa miniatur burung dan kura-kura tersebut sangat indah untuk dilihat, di sekeliling bak tersebut juga dihiasi oleh kebun bunga celosia, taman buah dan saung untuk beristirahat, serta kemudahan penunjang lainnya.

Aneka Spot foto juga tertata unik. Mulai dari saung pak tani, yang secara tradisional digunakan oleh pak tani untuk istirahat siang dan ngopi, di taman ini dibangun dengan artistik. Bertiang 4, dengan atap ilalang, dan desain tiang yang hampir kerucut, menciptakan saung bukan sekedar sempurna berteduh, namun juga artistik sebagai latar berfoto.

Spot lain yang paling menonjol dan tapak paling niat saat membangunnya yaitu struktur pentagram (bintang segi lima) raksasa berbahan Bambu. Struktur setinggi 6 meter lebih ini tampak gagah dan cantik di tengah hamparan sawah.

Struktur pentagram ini, pada bagian segi lima di sentra bintang, sejatinya berupa sebuah panggung yang cukup untuk kawasan bagi 3-5 orang. Di panggung inilah biasanya pengunjung mengambil posisi untuk lalu diabadikan oleh temannya dalam selembar foto.

Simak juga: Janjang Sajuta, The Great Wall Of Sumatera Barat


    Kebun Celosia

Celosia merupakan tumbuhan yang masuk ke dalam keluarga Amaranth. Tumbuhan bunga ini berasal dari tempat di Afrika. Dalam bahasa Indonesia, bunga celosia juga sering disebut bunga jengger ayam. Sebutan ini diberikan alasannya bentuk bunga yang seperti dengan jengger ayam. Umumnya bunga celosia berwarna ungu, merah muda, merah, kuning dan oranye.

Bunga celosia memiliki warna yang menarik sehingga banyak dijadikan tumbuhan hias. Warna warna cerah dari bunga celosia ini membuatnya menjadi pilihan untuk menghiasi taman Sabim ini, untuk menghadirkan suasana yang lebih cantik did alam foto.

Namun sejatinya, bunga celosia sudah ada di area ini jauh sebelum pematang di area ini disulap jadi area wisata. Hal ini karena bunga celosia (dan keluarganya) mempunyai manfaat sebagai pengendali hama.

Sejak Lama sudah diketahui bahwa Warna cerah dari bunga Celosia, dan juga mad yang dihasilkan, dapat mengundang serangga untuk datang ke area itu. Serangga ini yaitu serangga penghisap madu yakni musuh alami dari serangga perusak padi. Dengan menghadirkan keseimbangan ini, maka populasi serangga/ ulat pengganggu padi bisa ditekan secara alami.

Simak juga: Banto Royo, Bekas Rawa-Rawa yang dihiasi 12 Jembatan Logam


Tips Mengunjungi Taman Sabin

Untuk menikmati waktu liburan yang maksimal di lokasi ini, ada baiknya pertimbangkan beberapa hal berikut:

  • Waktu terbaik untuk berkunjung di Taman Sabin yakni ketika pagi menjelang siang.

  • Datang di hari biasa, karena dikala weekend dan hari libur biasanya ramai oleh pengunjung.

  • Jangan membuang sampah sembarangan dan selalu taati hukum.

  • Simak juga: Tempat Wisata di Kota Langsa yang Menarik

Objek Wisata Dekat Taman Sabin

Sekalinya jauh jauh datang ke Lampung, tentu tidak afdol kalau hanya mendatangi 1 objek wisata. Lampung, khususnya Pringsewu, memiliki beberapa pilihan ibjek wisata yang pantas diperhitungkan untuk mengisi waktu liburan.

Bagi yang ingin melanjutkan berburu foto instagramable, sehabis dari taman Sabin, bisa lanjut ke Bukit Pangonan. Bukit Pangonan dilengkapi akomodasi untuk foto selfie maupun wefie berbahan Bambu. Hal ini mungkin sebab berlokasi di Pringsewu, yang dalam bahasa Jawa memiliki arti harafiah “seribu bambu” atau “banyak bambu”.

Perburuan mampu dilanjutkan ke Bukit PJR. Tak kalah indahnya dari Bukit Pangonan, Bukit PJR juga pantas untuk diperhitungkan. Dari atas bukit, pengunjung disuguhkan pemandangan alam Pringsewu. Hamparan kebun dan sawah hijau membentang menciptakan mata adem. Dari sini juga terlihat rest area Pringsewu yang memiliki tugu bambu yang sangat ikonik.

Itulah tadi beberapa hal yang berkaitan dengan Taman Sabin yang mungkin sudah Anda ketahui dan mungkin juga ada sebagian yang belum Anda ketahui. Dengan membaca info di atas, diperlukan mampu menambah pengetahuan Anda dan membuat Anda lebih mengenal lokasi wisata yang masih baru ini.

Lebih baru Lebih lama