Klenteng Sam Poo Kong, Tempat Laksamana Cengho Mendarat Pertama Kali

Klenteng Sam Poo Kong – Sudah bukan menjadi Rahasia umum jika Kota Semarang mempunyai bangunan yang sangat mengesankan.

Dimana, bangunan bau tanah ini masih terawat dengan sangat baik. Sehingga, saat ini menjadi salah satu objek wisata andalan yang tidak akan pernah terlupakan dan menjadi ilham bagi wisatawan lain untuk mengunjungi.

Salah satunya adalah Klenteng Sam Poo Kong. Salah satu klenteng di Semarang ini menawarkan keindahan bangunannya yang benar-benar mengagumkan dan esoktis.

Selain itu, Anda juga mampu menikmati bagaimana sejarahnya laksamana ceng ho yang terkenal sebagai pelaut asal tiongkok yang melaksanakan penderatan pertama di Semarang.

Sebelum menjadi Klenteng Sam Poo Kong nama dari objek wisata ini adalah Gedung batu. Dimana, disinilah kita mampu menikmati dongeng Laksamana Zheng atau ceng ho yang ternyata memeluk agama Islam.

Tempat ini merupakan petilasan ia yang terawat dengan baik dan sangat terjaga kebersihannya. Sehingga, dibutuhkan dikala mengunjungi kawasan ini anda benar-benar menjaga kebersihan dan juga ketenangan.

Penamaan dari Gedung Batu sendiri dilatar belakangi dari bentuk bangunan yang seperti Goa dan berbetuk besar dengan lokasi yang terletak di Bukit Batu.

Bangunannya pun terlihat begitu mengesankan dan seperti bangunan bergaya cina klasik. Sehingga, banyak masyarakat yang menyebutnya sebagai kelenteng.

Harga Tiket Masuk

Klenteng Sam Poo Kong, Tempat Laksamana Cengho Mendarat Pertama Kali
foto: https://www.instagram.com/mr.angeloo/

Harga tiket masuk klenteng sam po kong ini cukup murah hanya 8 ribu rupiah saja. Tetapi, bila anda ingin menjelajah seluruh kawasan ini maka anda akan dikenakan tiket kanal sebesar 28 ribu rupiah.

Untuk biaya parkirnya sendiri, bagi anda yang membawa kendaraan bermotor anda akan dikenakan biaya 5 ribu rupiah.

Sementara, bagi yang membawa mobil akan dikenakan tarif 10 ribu rupiah. jam operasional kawasan ini akan buka pada pukul 8 pagi dan akan tutup kembali pada pukul 10 malam.

Datang juga ke –> Air Terjun Kali Pancur Semarang.


Alamat dan Rute Lokasi

foto: https://www.instagram.com/eposl/

Alamat klenteng sam po kong terletak di Jalan Simongan No. 129, Bongasari, Kota Semarang, Jawa Tengah 50148.

Bagi anda yang ingin mengunjungi objek wisata ini mampu memakai bus trans semarang bila anda mulai dari terminal terboyo atau pun stasiun semarang tawang. Biaya yang harus anda bayar yaitu 5 ribu rupiah.

Bagi anda yang ingin memakai kendaraan pribadi. Bila dari stasiun semarang tawang anda akan menempuh jarak kurang lebih 6 km. Atau membutuhkan waktu 15 menit.

Jalan menuju klenteng sam po kong bisa melalui jalan perjaka. Menuju ke jalan merak dan jalan branjangan sampai ke jalan letjen suprapto.

Rute menuju klenteng sam po kong selanjutnya, anda mampu menempuh jalan Dr. Sutomo,  dan jalan kaligarang,  sampai anda akan sampai di jalan pamularsih raya. Setelah itu tidak usang lalu, anda akan datang di titik lokasi.

Bila anda enggan memakai kendaraan eksklusif. Anda mampu menggunakan ojek online atau taksi online yang tarifnya mulai dari 20 ribu rupiah saja.

Kunjungi Juga –> Tempat Wisata di Semarang Terbaru.


Mengapa Melakukan Pendaratan di Semarang?

foto: https://www.instagram.com/mahenderaa/

Wisata klenteng sam po kong ini menjadi saksi bahwa Jenderal Zheng atau Cengho benar-benar memeluk agama islam. Dimana, ada sebuah inovasi berupa sebuah goresan pena dimana memiliki arti sebagai berikut. Mari kita mengheningkan cipta, dengan mendengarkan Al-Qur’an.

Menariknya lagi, Jenderal Zheng dan awaknya yang sudah memeluk agama islam. Menjadikan daerah ini sebagai salah satu tempat ibadah sholat. Mereka pun mendirikan masjid sebagai kawasan beribadah.

Pada masa ke 15, pada ketika ekspedisi pertama. Saat memasuki  pantai utara pulau jawa, Wang Jing Hong yang merupakan wakil dari laksamana cengho pun mendadak sakit. Sehingga, ia harus membutuhkan perawatan intensif. Laksamana Zheng pun memutuskan untuk mendarat di Simongan yang ketika ini menjadi tempat padat penduduk.

Saat berlabuh disini, dia menemukan sebuah gua yang dipergunakan untuk istirahat serta merawat wang jing hong. Beliau pun juga membangun masjid dan juga padepokan kecil. Beliau pun meninggalkan beberapa awaknya dan juga obat-obatan untuk kesembuhan Wang Jing Hong,

Lama-kelamaan di semarang menciptakan Wang jing Hong jatuh cinta dengan kota yang disinggahinya ini. Beliau pun jatuh cinta dengan wanita semarang dan ikut bercocok tanam. Setelah meninggal ia pun dimakamkan di area klenteng sam poo kong secara islam pada usia 87 tahun.

Lihat juga –> Candi Gedong Songo Semarang.


Mengenal Klenteng Sam Poo Kong

foto: https://www.instagram.com/etencoemi/

Pada tahun 1704 gua yang digunakan laksmana cengho hancur tersambar pertir.

Ada pula kabar yang menyebutkan sebelum tersambar petir gua ini pun dipakai untuk semedi Sampo. Dan dibangun 4 anak buah berupa patung-patung.

Bukan Oktober 1724 dilakukan upacara besar-besaran yang diselenggarakan sebagai rasa syukur dan terima kasih pada sampo taydjien yang melaksanakan perayaan pembangunan kuil dan adanya pembangunan latar di belakang.

Saat ini, daerah ini pun beralih fungsi sebagai tempat pemujaan. Nuansa islamnya masih ada walau lebih banyak nuansa tiongkoknya.

Disini pula terdapat sebuah patung laksamana cengho yang seperti kebudaayaan tiongkok yang mampu menyelamat sesuatu dianggap sebagai sebuah dewa.

Review Sebelumnya –> Brown Canyon Semarang.


Bangunan Kelenteng Sam Poo Kong

foto: https://www.instagram.com/ormy_abiga/

Lokasi wisata klenteng sam po kong ini akan terlihat mayoritas warna merah yang sangat elegan. Nuansa tiongkok dengan banyak sekali kelenteng untuk ibadah pun sangat terasa disini.

Ada beberapa kelenteng yang bisa anda jadikan sebagai salah satu spot foto yang cukup menarik untuk diabadikan ke dalam foto dan gambar.

Beberapa bangunan yang bisa anda jelajahi disini ada kelenteng besar, kelenteng thoo tee kong yang disertai dengan empat tempat yang dipakai khusus untuk pemujaan, yakni kyai juru mudi, Kyai jangkar, mbah kyai tumpeng, dan kyai cundrik bumi.

Nama-nama ini ternyata diambil dari temuan kapal laksamana  zheng. Seperti kyai cundrik yang diambil dari ditemukannya senjata untuk mempersenjatai awak kapal. Kemudian, Nyai tumpeng diambil dari materi masakan yang ditemukan waktu itu. Kyai Djangkar diambil dari jangkar kapal laksamana. Sementara yang terakhir Mbah Djurumudi yang dipercaya diambil dari makam para juru mudi yang sudah meninggal.

Bagian kelenteng besar merupakan bangunan penting dari semua objek wisata ini. lalu, di gua yang tidak jauh dari sini juga terdapat sebuah mata air yang merupakan petilasan dari zheng he.

Tidak hanya pada dikala siang hari saja. Tetapi, anda juga mampu menikmati Klenteng Sam poo Kong di malam hari. Dimana, kita mampu menikmati aneka macam macam lampu-lampu yang sangat mengesankan kiranya, sanga cocok untuk area foto-foto.

Tidak hanya spot malam yang spketakuler. Di kelenteng Sam Poo Kong anda juga bisa menikmati berbagai macam festival. Mulai dari barong sai, bazar kuliner dan masih banyak lagi. Biasanya, pekan raya ini akan hadir ketika mendekati perayaan lebaran atau juga tahun baru china.

Datang juga ke Wisata di Semarang Yang Paling Rekomended.

Klenteng Sam Poo Kong yaitu bentuk keindahan yang positif dari peninggalan laksamana Ceng Ho yang namanya cukup bersejarah. Banyak wisatawan yang sudah menikmati objek wisata ini. kemudian, kau kapan akan mengunggah foto di daerah ini di media sosial kamu? Ingat Klenteng Sam Poo Kong sudah menunggu kedatanganmu. Jangan Lupa Beli Oleh-Oleh Khas Semarang Untuk di Bawa Pulang, Tak lengkap Rasanya Kalau Pergi Wisata Pulangnya Tak Bawa Oleh-oleh. Heheh..

Lebih baru Lebih lama