Banto Royo, Bekas Rawa-Rawa yang dihiasi 12 Jembatan Logam

Taman Rekreasi Air Bonto Royo menyuguhkan panorama alam yang mampu menyejukan mata dan bikin pikiran serasa lebih damai. Suasana adem yang ditawarkan Banto Royo membuat kawasan ini cocok untuk didatangi bareng orang-orang terdekat seperti keluarga, teman atau pasangan.

Banto Royo pertama kali dibuka untuk umum yaitu pada tanggal 28 Oktober 2018. Meskipun tergolong baru, namun kawasan wisata ini sudah mempunyai banyak penggemar. Setiap harinya pengunjung berdatangan dari berbagai penjuru daerah.

Luas lahan dari Banto Royo ini sendiri mencapai 6,2 hektare dimana 80% dari keseluruhannya merupakan perairan. Kombinasi daerah wisata yang menggabungkan antara daratan dan perairan ini ternyata bisa menciptakan suasana asri serta sejuk di Banto Royo.

Pengelola berkomitmen mengutamakan kenyamanan bagi pengunjung dengan menempatkan 19 orang petugas keamanan di daerah tersebut. Sedangkan jumlah pekerja keseluruhan sebanyak 86 orang yang berasal dari warga sekitar.

Lokasi dan Rute Banto Royo

Banto Royo, Bekas Rawa-Rawa yang dihiasi 12 Jembatan Logam
Foto by instagram.com/ulan97883/
 Banto Royo, berlokasi di Jorong Kaluang Tapi, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Agam, Sumatera Barat.

Perjalanan ke tempat wisata ini hanya membutuhkan waktu 20 sampai dengan 30 menit, jikalau Anda berangkat dari Bukittinggi. Lokasinya sendiri cukup bersahabat dengan tempat wisata lain seperti Lawang Adventure Park, Bukik Sakura, dan Taman Tirtasari.

Jika ingin mencari jalan sendiri, pengunjung dapat melakukannya dari bukittinggi dan mengambil arah Gaduik lalu ke jalan Raya Padang Medan. Setelah itu masuk ke Kamang di Simpang Gaduik dan lanjutkan perjalanan sepanjang 5 kilometer.

Simak juga: Wisata Populer Banto Royo, Mengagumi Pemandangan Telaga Asri


Jam Buka Banto Royo

Banto Royo ini buka setiap hari, dari selasa sampai Minggu. Senin tutup. Lokasi wisata ini mulai buka pada  pukul 10.00 hingga tutup pada pukul 16.30.

Simak juga: Janjang Sajuta, The Great Wall Of Sumatera Barat


Tiket Banto Royo

Pengunjung Bonto Royo yang ingin menikmati berwisata di lokasi ini akan dikenakan biaya sebesar Rp 10.000 untuk hari biasa dan Rp 20.000 di hari pekan.

Untuk harga parkir dikenai 3 ribu untuk motor dan 5 ribu untuk kendaraan beroda empat. Banto Royo dibuka pukul 9 pagi sampai 5 sore.

Simak juga: Pantai Air Manis, Info Lokasi dan Harga Tiket Masuk


Fasilitas Banto Royo

Fasiltas yang mampu pengunjung coba di Banto Royo yaitu wahana bermain yang terdiri dari seluncur air, bahtera air, kolam air, dan lapangan lumpur. Selagi di sana, jangan lupa untuk berkeliling dan mencoba semua wahana permainan yang tersedia.

Setelah lelah bermain, pengunjung mampu beristirahat sembari menikmati sajian yang ada di restoran. Di sana juga ada akomodasi mushola. Bagusnya lagi, apabila pengunjung yang datang ke sana cukup banyak, maka 30 persen uang dari penjualan tiket ini akan disumbangkan ke masjid setempat.

Simak juga: Tempat Menarik di Medan


Daya Tarik Banto Royo

    Asal Usul Nama

Sebelum menjadi Taman Wisata Banto Royo mirip sekarang, sebelumnya tempat wisata ini yakni tempat rawa yang ditumbuhi oleh rumput banto. Rawa yang ini berada di bawah perbukitan perbukitan ini lalu dibersihkan secara swasembada oleh masyarakat di sana.

Makanya nama daerah wisatanya menggunakan kata Banto, mengacu pada tanaman yang banyak tumbuh di sana, Rumput Banto. Sedangkan Royo maksudnya yaitu royak atau baroyak alias bergoyang. Kedua kata ini diambil dari khasanah kosakata bahasa Minang.

Setelah dibersihkan dan ditata, rawa-rawa tersebut berubah menjadi telaga besar atau danau kecil yang nggak terlalu dalam. Kedalamannya masih dalam ambang batas kondusif. Katanya petugasnya, di bagian tengah paling dalam mungkin mencapai 2 meter.

Simak juga: Wisata di Pagaralam Terbaru


    Jembatan Perairan

Pengurus Banto Royo menciptakan jembatan di sekeliling telaga ini untuk supaya pengunjung bisa mengelilingi telaga dengan nyaman. Tersedia juga beberapa pondok untuk istirahat di sepanjang jembatan.

Di Banto Royo ini, pengunjung akan menemukan jembatan sebanyak 12 unit yang terbuat dari besi. Terdapat juga saung kecil sebanyak 9 unit yang bisa dipakai untuk bersantai. Pengunjung mampu santai di pondok-pondok ini.

Untuk keamanan serta kenyamanan, di sepanjang jembatan juga disiagakan petugas. Hanya saja, sayangnyajembatan telaga ini ukuran lebarnya agak kecil. Mungkin lebar jembatan ini hanya 1 meter saja, dan tidak ada pembatas atau pegangan di pinggir jembatan untuk keamanan pengunjung.

Agak riskan bila sedang padat pengunjung. Ditambah bila ada orang-orang yang tidak sabaran liat orang-orang di depan yang jalan pelan. Akan makin parah bila tidak semua pengunjung mau tertib yang mau berjalan sampai ke ujung jembatan.

Sebagian ada yang berbalik arah sehingga terjadi dua arus yang berlawanan, di atas jembatan yang sisi lebarnya.

Simak juga: Wisata di Tapanuli Selatan Terbaru


    Flaying Fox dan Out Bond

Di Banto Royo ini juga tersedia permainan out bond dan flying fox. Lintasan-lintasan flying fox ini melintasi pepohonan dan air telaga di kaki bukit sepanjang 185 meter. Ujung Flying fox-nya melintasi telaga ke pulau kecil yang berada agak ke tepi telaga.

Tarif main flying fox-nya berkisar antara Rp 20.000 sampai Rp 25.000.

Wahana lain yang nggak kalah seru untuk dijajal adalah Outbond. Wahana ini bukan hanya mampu dinikmati oleh orang cukup umur saja tetapi anak-anak juga lho. Rintangan outbond disini dirancang tidak begitu rumit tapi tetap mampu menawarkan kesan menantang.

Simak juga: Wisata di Sawahlunto Terbaru


    Sampan

Kalau pengen mencoba wahana yang tidak begitu menantang tapi tetap mampu menunjukkan sensasi seru, maka pilihan paling tepat ialah Perahu Air. Wahana ini cocok banget buat kamu yang pengen keliling perairan Banto Royo dengan suasana lebih seru dan kalem.

Selain flying fox dan out bond, di Banto Royo  juga tersedia wahana naik sampan juga. Bentuk sampan yang digunakan di sini lebih lebih mirip ‘kayak’dariapda sampan tradisional. Kayak-kayak yang tersedia ada yang untuk satu penumpang, dua penumpang serta 3 penumpang.

Tarif satu penumpang hari minggu dan libur, jikalau ngga salah 20 ribu/orang, yang dua penumpang, 15 ribu/orang. Dan untuk yang 3 penumpang 10 ribu/orang.

Simak juga: Wisata di Kota Langsa yang Menarik


    Spot Foto

Selain menunjukkan aneka wahana permainan seru, Banto Royo juga menyediakan banyak spot foto kece dan menarik yang cocok sekali menghiasi feeds atau laman media sosial. Hasil foto di setiap spot akan terlihat natural dan apik.

Spot paling favorit yang banyak diincar oleh pegunjung yaitu Jembatan Bambu.

Banto Royo juga dijadikan pengunjung sebagai lokasi prewedding dan shooting video clip tanpa bayar karcis masuk, tapi dengan syarat mencantumkan nama Banto Royo.

Simak juga: Wisata Pantai di Bengkulu yang Cantik


    Playground

Jika kamu membawa si kecil ikut serta liburan di Banto Royo ini nggak perlu khawatir alasannya adalah disini juga ada area Playground khusus untuk belum dewasa. Permainan bawah umur yang ada disini juga tidak mengecewakan bervariasi ada perosotan, ayunan, jungkat-jungkir, trampolin, besi rintangan dan lainnya.

Untuk belum dewasa tersedia play ground dan bak renang kecil. Makara ada pilihan lain bagi orangtua yang bawa bawah umur mereka ke sini. Mereka mampu berenang atau main ayun-ayunan ataupun seluncur-seluncuran di sana.

Untuk bisa masuk area play ground pengunjung membayar lagi, jika sekitar Rp 5000 per orang.

Simak juga: Wisata di Lubuklinggau Terbaru


Objek Wisata Dekat Banto Royo

Ojek wisata paling terkenal di Kabupaten Agam, tentu saja adlah Danau Maninjau. Hamparan air yang sangat jernih berwarna biru menjadi sajian yang tidak mampu dihindarkan. Kondisi airnya sangat hening dan menciptakan hati terasa nyaman. Semua beban pikiran seakan menghilang. Benar-benar kawasan yang paling cocok untuk menikmati kesendirian dan membutuhkan inspirasi yang lebih.

Bagi yang enginginkan wisata alam, yang bercampur dengan sentuhan daya kreasi manusia, ketika di Kabupaten Agam, mampu mencoba Janjang Sajuta.

Sejuta Janjang aslinya ialah kemudahan bagi pengunjung sebagai sarana atau jalan menuju lokasi Pelataran pinus di puncak Singgalang. Namun sepanjang perjalanan itu, pengunjung justru akan menikmati pemandangan yang luar biasa indah. Sehingga jalan itu sendiri mampu dianggap sebagai objek wisata tersendiri.

Itulah tadi beberapa hal yang berkaitan dengan obyek wisata Banto Royo yang mungkin sudah Anda ketahui dan mungkin juga ada sebagian yang belum Anda ketahui. Dengan membaca Info di atas, diharapkan mampu menambah pengetahuan Anda dan membuat Anda lebih mengenal lokasi wisata yang masih baru ini. Di samping itu, harapannya akan ada banyak wisatawan yang tertarik untuk berkunjung ke sana.

Lebih baru Lebih lama